Tampilkan postingan dengan label TKJ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TKJ. Tampilkan semua postingan

Kode-Kode Kesalahan Power Off Self Test

Kode Beep untuk merk AWARD BIOS
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
1 beep pendek
PC dalam keadaan baik
2
1 beep panjang
Problem di memori
3
1 beep panjang 2 beep pendek
Kerusakan di modul DRAM parity
4
1 beep panjang 3 beep pendek
Kerusakan di bagian VGA.
5
Beep terus menerus
Kerusakan di modul memori atau memori video


Kode Beep untuk merk AMI BIOS
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
1 beep pendek
DRAM gagal merefresh
2
2 beep pendek
Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
3
3 beep pendek
BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.
4
4 beep pendek
Timer pada sistem gagal bekerja
5
5 beep pendek
Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6
6 beep pendek
Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7
7 beep pendek
Video Mode error
8
8 beep pendek
Tes memori VGA gagal
9
9 beep pendek
Checksum error ROM BIOS bermasalah
10
10 beep pendek
CMOS shutdown read/write mengalami errror
11
11 beep pendek
Chache memori error
12
1 beep panjang 3 beep pendek
Conventional/Extended memori rusak
13
1 beep panjang 8 beep pendek
Tes tampilan gambar gagal


Kode Beep untuk merk IBM BIOS
No
Gejala
Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1
Tidak ada beep
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
2
1 beep pendek
Normal POST dan PC dalam keadaan baik
3
beep terus menerus
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
4
Beep pendek berulang-ulang
Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
5
1 beep panjang 1 beep pendek
Masalah Motherboard
6
1 beep panjang 2 beep pendek
Masalah bagian VGA Card (mono)
7
1 beep panjang 3 beep pendek
Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
8
3 beep panjang
Keyboard error
9
1 beep, blank monitor
VGA card sirkuit


system pengamanan

1.      SEKRING
Pengaman adalah alat untuk melindungi system instalasi dan beban yang melebihi batas kemampuan system.
Alat ini digunakan untuk :
·         Menggunakan hantaran / mengamankan hantaran.
·         Pengamanan terhadap hubungan singkat antar fasa.
·         Pengamanan terhadap hubungan singkat dengan badan mesin.

Bagian dari pengaman yang memutuskan rangkaian disebut patron lebur.  Untuk pemutusan secara otomatis digunakan saklar maksimum.  Keuntungan dari saklar ini adalah dapat segera digunakan lagi setelah gangguan.

·         Pengaman Ulir = terdiri dari rumah sekring, pengepas fatron dan fatron lebur.

a)      Rumah Sekring
Digunakan pada kotak pengamanan lebur yang dilengkapi terminal netral      ( nol ).

b)      Tudung Sekring
Tudung sekring mempunyai bumbung berulir jenis E33, E27, E16, dan jendela kecil dari kaca.
Kaca dapat dilepas untuk keperluan pengukuran, setelah pengukuran selesai, kacanya dipasang kembali.  Kaca ini juga berguna kalau terjadi hubungan singkat untuk melindungi timbulnya lidah api yang menjulur keluar.

c)      Pengepas Patron
Memiliki lubang pas dengan diameter berbeda-beda tergantung pada arus nominalnya.  Setiap pengepas patron diberi kode warna untuk membedakan arus nominalnya.

d)     Pengaman Lebur
Memiliki kawat lebur dari perak dengan campuran beberapa logam lain, antara lain seng dan tembaga.



Warna Patron dan Pengepas
2A       =          Merah Muda
4A       =          Coklat
6A       =          Hijau
10A     =          Merah
16A     =          Kelabu
20A     =          Biru
25A     =          Kuning
35A     =          Hitam
50A     =          Putih
65A     =          Warna Tembaga


e)      Patron Pisau
Patron pisau digunakan pada kotak pengaman yang tertutup dan dilengkapi dengan alat pemegang untuk pelayanannya.

f)       Pengaman Otomatis
Adalah sebagai pengganti pengaman lebur yang dapat digunakan pengaman otomatis yang terbagi menjadi :
·               Otomat jenis L = pengaman teknis disesuaikan dengan meningkatkan suhu hantaran.
·               Otomat jenis H = untuk memutuskan arus gangguan antara 2,5 s/d 3 In dalam waktu 0,2 sekon.
·               Otomat jenis G = mengamankan motor-motor listrik kecil untuk arus bolak balik / searah.

2.      GROUNDING
Grounding adalh perangkat yang berfungsi untuk melindungi dari bahaya tegangan lebih.

1)      Dengan sistem penggaraman disekitar, yaitu dengan memeberikan garam di sekitar grounding.
2)      Diberi kokas ( arang ) di sekitar grounding.
3)      Diberi serbuk besi di sekitar grounding.
4)      Dengan sistem bentonit ( semacam kapur ) di sekitar grounding.  Dengan sistem ini bias bertahan selama 10 tahun.

3.      ARISTER = fungsinya melindungi dari bahaya tegangan lebih yang bahan penyusunnya adalah silica / silikon.

4.      VARISTER = fungsinya melindungi dari bahaya tegangan lebih yang bahan penyusunnya adalah silica dan logam.
Buka buku tamu